Abang Ingin Bertemu Tuhan

Bukanlah malam tenang tapi penuh riang
Ketika dia yang berteman dengan riuh gelap terang
Panca inderanya berjuang menggadang rasa senang
Hingga dia jauh dari Tuhannya tersayang
Kepada mereka yang memintanya lantang-lantang
Bertemanlah dengan kami, Bang!
Ini suka cita, Tuhan tahu kamu penuh duka
Telan dan teguklah, Sayang!
Ini bahagia, lukamu sembuh karenanya
Luka di jantung yang berdetak makin kencang
Sakit di kulit yang memucat lekat pada tulang
Teruskan sampai akalmu hilang, Bang!
Karena tepat saat sadarmu karam dan nyawamu meregang
Dia akan berkata, “Aku datang, hamba-Ku, Sayang”Abang

Advertisements

Blog at WordPress.com.

Up ↑